Socfindo Conservation

Jukut Kamanilan

Youngia japonica (L.) DC.

Asteraceae

Lokasi di kebun kami

Jukut Kamanilan 1Jukut Kamanilan 2Jukut Kamanilan 3

Ringkasan

Youngia japonica merupakan tanaman asli Asia Timur, seperti wilayah China, Jepang, dan Korea kemudian menyebar ke Asia Tenggara (Malaysia, India), Australia, serta telah diintroduksi hingga wilayah Meksiko, Amerika bagian tengah dan selatan, Eropa, Afrika, dan Kepulauan Pasifik. Di Asia, daun muda dan tanaman muda Youngia japonica dikonsumsi sebagai sayuran, baik mentah maupun dimasak. Semua bagian tanaman digunakan dalam pengobatan tradisional terutama dalam pengobatan tradisional China yang umumnya digunakan untuk mereduksi demam, detoksifikasi, dan atopi (alergi). Tanaman ini terkadang ditanam masyarakat sebagai tanaman hias.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Agroekologi

Tanaman ini banyak dijumpai tumbuh di pinggiran jalan, daerah terganggu, lereng gunung, lembah gunung, hutan, tepi hutan, padang rumput di hutan, tepi sungai, jalan setapak, tepi jalan, daerah lembap, pada ketinggian 200-4.500 m dpl. Menyukai tempat terbuka tetapi mentolerir adanya naungan. Pertumbuhannya cocok di area dengan curah hujan tahunan rata-rata antara 800-2.000 mm.

Morfologi

  • Akar tunggang.
  • Batang silindris, diameter 0,5-6 mm, beralur, percabangan monopodial, gundul sampai hampir puber (berbulu pendek, halus), menghasilkan getah putih seperti susu.
  • Daun tunggal, letak tersusun berselang-seling, roset basal, stipula ada atau tidak ada, bentuk daun seperti sudip, pangkal meruncing, ujung membulat, tepi bergerigi halus sampai bercangap bergerigi halus, pertulangan menyirip, gundul.
  • Bunga berwarna kuning cerah dan ujungnya berwarna cokelat tua hingga hitam serta bergerigi, kuntum ray terdiri dari 10-20 helai, memiliki kelopak berjumlah 5-8 helai. Kepala sari berwarna hijau gelap (keunguan saat kering), tangkai putik dan cabang stylus berwarna kuning. Perbungaan bonggol majemuk malai.
  • Buah berbentuk bulat telur memanjang, permukaan beralur bersusulan, berwarna cokelat tua, ukuran panjang 1,2-2 mm, jumlah rongga 1, pappus berwarna putih.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji).
  • Penyebaran benih dibantu oleh angin.

Kandungan Kimia

Seskuiterpen tipe guaiane, taraxasteryl acetate, n-docosanol, β-sitosterol, stigmasterol, retinol, β-daucosterol, asam dokosanoat, senyawa apigenin.

Khasiat

Mengobati luka, obat pencuci darah, mengatasi masalah pencernaan seperti konstipasi, penurun demam, bisul, gigitan ular, detoksifikasi, atopi (alergi), angina, keputihan, mastitis (peradangan pada jaringan payudara), konjungtivitis, rematik, bersifat antitusif. Memiliki aktivitas sebagai antikanker dan antivirus.

Simplisia

Belum didokumentasikan.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Jukut Kamanilan part 1
Jukut Kamanilan part 2

Ramuan Tradisional

1. Luka

1. 1. Luka

  • Ambil daun tanaman jukut kamanilan segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pasta daun pada luka.
2. Bisul

2. 2. Bisul

  • Siapkan daun tanaman jukut kamanilan segar secukupnya cuci hingga bersih.
  • Haluskan hingga menjadi pasta.
  • Oles pasta daun pada bisul.

Sumber Referensi

  1. Royal Botanical Garden. 2017. Plants of the World Online: Youngia japonica (L.) DC. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:1124129-2. 13-09-2021.
  2. CAB International. 2021. Invasive Species Compendium: Youngia japonica (oriental false hawksbeard). https://www.cabi.org/isc/datasheet/117921#tosummaryOfInvasiveness. 13-09-2021.
  3. Useful Tropical Plants Database. 2021. Youngia japonica. http://temperate.theferns.info/plant/Youngia+japonica. 13-09-2021.
  4. Wakhidah AZ. 2019. KARAKTERISASI VARIASI MORFOLOGI Youngia japonica (L.) DC. (ASTERACEAE) DARI PULAU SUMATERA, INDONESIA. Jurnal Pro-Life 6(2): 112-121.
  5. Munira S et al. 2018. Pharmacological Activities of Youngia japonica Extracts. Annual Research & Review in Biology 25(5): 1-14. DOI: 10.9734/ARRB/2018/40629.