Socfindo Conservation

Lolipop

Pachystachys lutea Nees

Acanthaceae

Lokasi di kebun kami

Lolipop 1Lolipop 2Lolipop 3

Ringkasan

Tanaman ini berasal dari negara Peru. Sering kali ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias yang dimanfaatkan juga sebagai tanaman obat. Semua bagiannya dapat dimanfaatkan sebagai obat baik dalam keadaan segar maupun dalam keadaan kering.

Nama Lokal

Bunga lilin, Air mancur, Udang emas, Kembang lilin (Jawa).

Agroekologi

Tumbuh baik pada ketinggian 10-1.500 m dpl. Tanaman ini menyukai tanah yang subur, gembur, di bawah sinar matahari, dan tumbuh di hampir semua jenis tanah termasuk tanah berpasir, tanah liat, tanah berlempung atau tanah yang sedikit asam atau basa. Tidak cocok ditanam di tepi pantai.

Morfologi

  • Akar serabut, cokelat kehijauan.
  • Batang bulat, beruas-ruas, kasar, dan berwarna hijau kecokelatan.
  • Daun tunggal, warna hijau, bersilangan berhadapan, tidak bertangkai. Daun berbentuk lanset, ujung dan pangkalnya meruncing, dan tulang daun menyirip.
  • Bunga majemuk, keluar di ujung batang atau cabang, bulir dengan seludang bunga berbentuk oval, ujung meruncing, tersusun seperti bonggol, kuning. Mahkota bunga berbentuk paruh.
  • Buah kotak, bulat telur, kasar, dengan panjang hingga 3-8 cm, halus, dan berwarna putih.
  • Biji bulat, berjumlah banyak, keras, hitam.

Budidaya

  • Perbanyakan secara vegetatif (stek batang), gunakan batang yang kuat.
  • Berbunga pada musim kemarau dan dapat dipanen sepanjang tahun.

Kandungan Kimia

Alkaloid, saponin, polifenol.

Khasiat

Obat batuk, demam, flu, mengatasi rambut rontok, mengobati diare, cacingan, pneumonia.

Simplisia

Belum didokumentasikan.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Lolipop part 1
Lolipop part 2
Lolipop part 3

Ramuan Tradisional

1. Obat diare

1. 1. Obat diare

  • Cuci bersih 60 g daun bunga lolipop.
  • Rebus dengan 1 gelas air (400 ml) sampai mendidih selama 15 menit.
  • Saring dan setelah dingin minum sekaligus, 2-3 kali sehari.
2. Cacingan

2. 2. Cacingan

  • Cuci bersih 30 g akar bunga lolipop, lalu rebus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, saring.
  • Setelah dingin minum 2 kali sehari pagi dan sore.

Sumber Referensi

  1. ABI. (No date). Invasive Species Compendium. Pachystachys lutea (lollypops). https://www.cabi.org/isc/datasheet/38497. 20-10-2020.
  2. Electronic Data Information Source of UF/IFAS Extension. (No date). Pachystachys lutea Golden Shrimp Plant. https://edis.ifas.ufl.edu/fp452. 05-02-2021.
  3. House Plants Expert. (No date). Lollipop Plants. https://www.houseplantsexpert.com/lollipop-plant.html. 16-02-2021.
  4. India plants. (No date). Pachystachys lutea. https://www.indiaplants.com/plant-details.php?x=UbzxtLEQAFM. 05-02-2021.
  5. KewScience. (No date). Pachystachys lutea. http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:52814-1. 16-02-2021.
  6. Master Gardener Program. (No date). Golden Shrimp Plant, Pachystachys lutea. https://wimastergardener.org/article/golden-shrimp-plant-pachystachys-lutea/. 20-10-2020.
  7. StuarXchange. (2016). Philippine Medicinal Plant. Golden candle. http://www.stuartxchange.org/GoldenCandle. 20-10-2020.
  8. The Garden Helper. (No date). How to Grow and Care for Golden Shrimp Plants. http://www.thegardenhelper.com/golden_shrimp.html. 20-10-2021.