Jarong

Achyranthes aspera L.

Amaranthaceae

Lokasi di taman kami

Utama

Sinonim

Cadelaria punctata Raf.

Centrostachys aspera (L.) Standl.

Stachyarpagophora aspera (L.) M.Gómez

Habitus

Herba. Herba semusim atau tahunan, tinggi mencapai 30-200 cm

Bagian Yang Digunakan

  • Daun
  • Biji
  • Buah
  • Akar
  • Getah

Syarat Tumbuh

  • Matahari Penuh

Habitat

  • Pinggiran Sungai
  • Hutan
  • Pesisir
  • Pinggir Jalan
  • Padang Rumput

Penyebaran Tanaman

Jarong ditemukan di semua daerah tropis dan subtropis. Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa negara termasuk Australia dan Kenya. Begitu juga di India, tanaman ini sangat dikenal sebagai tanaman obat dan banyak digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk mengobati berbagai penyakit. Dari hasil penelitian, ekstrak tanaman bersifat antibakteri, antijamur, dan antelmintik.

Nama Lokal

Jarong lalaki (Sunda), Sangkohidung (Sulawesi), Rai rai, dodinga (Maluku).

Agroekologi

Tanaman ini terdapat di daerah tropis dan tempat terbuka yang kering, hutan, semak-semak, padang rumput pada ketinggian antara 2.000-3.000 m dpl. Curah hujan berkisar antara 700-1.300 mm/th.

Morfologi

  • Akar tunggang, putih kotor.
  • Batang bersudut, berwarna cokelat kemerahan, memiliki cabang yang banyak.
  • Daun tunggal, hijau, bulat telur, berbulu, bagian pangkal dan ujung daun meruncing, pertulangan daun menyirip, ukuran daun 1-10 x 1-5 cm, panjang tangkai daun 5-15 mm.
  • Bunga majemuk, berbentuk bulir, muncul di ujung batang atau cabang, berwarna putih kehijauan.
  • Buah lonjong atau bulat telur, tidak pecah.
  • Biji lonjong, cokelat panjang 2-3 mm.

Budidaya

Perbanyakan dilakukan secara generatif menggunakan biji. 

Kandungan Bahan Kimia

Alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, tanin, terpenoid, oleonolic acid, dihydroxy ketones, aliphatic acid, phytosterol strigmasta, triacontanol, hydroquinone, minyak atsiri.

Khasiat

Pelancar air seni, rematik, sakit perut, sakit haid, kaki bengkak, gondongan, demam, memiliki aktivitas sebagai antiantiarthritic, purgative, antiasthma, diuretik, antimalaria, oestrogenic, antileprotic, antispasmodik, cardiotonic, antibakteri, pengobatan beri-beri, radang paru-paru, batuk, sakit gigi, kencing nanah, sifilis, ambeien, dan disentri.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Ramuan Tradisional

1. Reumatik

  • Siapkan 6-18 g akar segar jarong kemudian cuci hingga bersih.
  • Rebus bahan dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit.
  • Dinginkan dan saring.
  • Minum 2 kali sehari, pagi dan sore hari sama banyaknya.

2. Gondongan

  • Siapkan 30 g akar tanaman jarong.
  • Cuci bahan hingga bersih dengan air mengalir.
  • Rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas air.
  • Setelah dingin dapat diminum sekaligus.

Sumber Referensi

  1. CABI. (2012). Invasive Species Compendium. Achyranthes aspera (devil's horsewhip). https://www.cabi.org/isc/datasheet/2664. 08-02-2021.
  2. Fern, Ken. (2014). Useful Tropical Plants. Achyranthes aspera. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Achyranthes+aspera. 08-02-2021.
  3. StuartXchange. (2015). Philippine Medicinal Plants. Hangod. http://www.stuartxchange.org/Hangod. 08-02-2021.
  4. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 1997. Inventaris Tanaman Obat Indonesia (IV). Departmen Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
  5. Deherba.com. Efektifkah Jarong Untuk Pengobatan Gondongan. https://www.deherba.com/jarong-untuk-pengobatan-gondongan.html 31-08-2020.