Socfindo Conservation

Baru Cina

Artemisia vulgaris L.

Asteraceae

Lokasi di kebun kami

Baru Cina 1Baru Cina 2Baru Cina 3

Ringkasan

Berasal dari China, juga merupakan tumbuhan asli daerah dengan iklim sedang di Eropa, Asia, Afrika Utara, dan Alaska. Selain sebagai bahan untuk obat, tanaman ini dapat dimakan baik dimasak atau mentah sebagai lalapan. Selain itu daunnya dapat digunakan sebagai bumbu penyedap masakan.

Nama Lokal

Daun sundamala, Daun manis (Melayu), Beungkar, Kucicing (Sunda), Suket gajahan, Rumput gajah (Jawa Tengah), Kolo (Halmahera), Goro-goro cina (Ternate).

Agroekologi

Tumbuh baik di tanah lembap, kaya akan humus dan pupuk organik, tanah nitrogenous (mengandung banyak nitrogen), serta dapat hidup di daerah dengan ketinggian hingga 3.000 m dpl.

Morfologi

  • Akar tunggang, warna kuning kecokelatan.
  • Batang memiliki percabangan yang banyak, beralur, dan berambut.
  • Daun berbentuk bulat telur, tepi berbagi menjari, ujung meruncing, kedua permukaan daun berambut halus, berwarna hijau, bagian bawah berwarna lebih putih.
  • Bunga majemuk kecil kuning muda, keluar dari ketiak daun dan ujung tangkai, bentuk bongkol, tumbuh menunduk.
  • Buah kecil, warna cokelat, berbentuk jarum.

Budidaya

Perbanyakan dilakukan secara vegetatif (stek basal/stek akar) maupun generatif (biji).

Kandungan Kimia

Minyak atsiri, alfa-amirin, fernenol, dehydeomatricaria ester, cinelo, terpinen- 4-ol, 1-kuebrasitol, inulin (artemose), tanin, oxytocin, yomogialkohol, ridentin, skopoletin, isoskopoletin.

Khasiat

Menyehatkan reproduksi wanita, obat epilepsi, mengatasi nyeri haid, keputihan, kelelahan yang berkepanjangan, depresi, gelisah, insomnia, kecemasan, mengobati luka, pembengkakan, sariawan, lemah syahwat. Memiliki aktivitas sebagai antikanker, antimalaria, dan antiinflamasi.

Simplisia

  • Cuci bersih daun baru cina dengan air mengalir lalu tiriskan.
  • Keringkan di lemari pengering (suhu ±50 °C), hingga kering.
  • Setelah kering haluskan sehingga menjadi serbuk.
  • Masukkan simplisia ke dalam wadah tertutup dan simpan pada suhu kamar.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Baru Cina part 1
Baru Cina part 2
Baru Cina part 3
Baru Cina part 4

Ramuan Tradisional

1. Lemah syahwat

1. 1. Lemah syahwat

  • Diambil 15–45 g biji baru cina.
  • Giling biji hingga halus.
  • Konsumsi langsung.
2. Ayan (epilepsi)

2. 2. Ayan (epilepsi)

  • Siapkan 1 genggam akar baru cina, 1 ibu jari jahe, 1 ibu jari gula enau, 4 gelas air.
  • Rebus semua bahan hingga mendidih dan tersisa 2 gelas air.
  • Minum 2 kali 1 gelas sehari.

Sumber Referensi

  1. Chevallier, Andrew. (2016). Encyclopedia of Herbal Medicine, Third Edition. United State. 173.
  2. Nyis.info (2019). Mugwort. http://nyis.info/invasive_species/mugwort-draft/ 16-07-2020.
  3. El-Sahhar,K.F., Nassar, Rania M,& Farag, Hend M., (2010), MORPHOLOGICAL AND ANATOMICAL STUDIES OF Artemisia vulgaris L. (ASTERACEAE).http://www.jofamericanscience.org/journals/am-sci/am0609/91_3639am0609_806_814.pdf 16-07-2020.
  4. StuartXchange. (2016). Philippine Medicinal Plants. Damong maria. http://stuartxchange.com/Damong.html 05-02-2021.
  5. GlobinMed. (No date). Artemisia vulgaris L. https://www.globinmed.com/index.php?option=com_content&view=article&id=106288:artemisia-vulgaris-l&catid=286&Itemid=357 05-02-2021.
  6. Halina Ekiert 1, al. (2020). Significance of Artemisia vulgaris L. (Common Mugwort) in the History of Medicine and Its Possible Contemporary Applications Substantiated by Phytochemical and Pharmacological Studies.pdf 16-07-2020.
  7. Badrunasar Anas, Santoso Harry Budi . 2017. Tumbuhan Liar Berkhasiat Obat. Forda Press, Jakarta.