Pinang

Areca catechu L.

Arecaceae

Lokasi di taman kami

Palem

Sinonim

Areca cathechu Burm.f.

Areca faufel Gaertn.

Areca himalayana Griff. ex H.Wendl.

Habitus

Palem. Palem-paleman tahunan, tinggi mencapai 15-20 m 

Bagian Yang Digunakan

  • Daun
  • Biji
  • Akar
  • Batang

Syarat Tumbuh

  • Matahari Penuh

Habitat

  • Hutan

Penyebaran Tanaman

Pinang merupakan tanaman sejenis palma, dikenal sebagai tanaman obat yang berasal dari Asia Selatan, Asia Tenggara serta beberapa pulau di Laut Pasifik. Buah pinang sering digunakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat pedalaman yang memiliki kebiasaan mengunyah pinang bersama-sama dengan daun sirih dan kapur. Hal tersebut dipercaya dapat menguatkan gigi dan telah dilakukan secara turun-temurun. Selain itu, buah pinang juga bisa diolah menjadi jus, kopi, jamu, dan dapat dikonsumsi dalam bentuk suplemen.

Nama Lokal

Pineung (Aceh), Pining (Batak Toba), Jambe (Jawa), Penang (Medan), Batang mayang (Karo), Batang pinang (Minangkabau).

Agroekologi

Tumbuh baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.400 m dpl. Pertumbuhannya menyukai jenis tanah laterik, lempung merah, dan membutuhkan curah hujan 750-4.500 mm/th, suhu 20-32 °C dengan pH tanah sekitar 4-8.

Morfologi

  • Batang langsing, diameter 15 cm meski ada pula yang lebih besar, tidak bercabang.
  • Daun majemuk menyirip. Helaian anak daunpanjangnya 85 x 5 cm, ujung sobek dan bergerigi. Pelepah daun berbentuk tabung panjang 80 cm, tangkai daun pendek.
  • Tongkol bunga dengan seludang panjang dan mudah rontok, muncul di bawah daun, tangkai pendek, bercabang rangkap.
  • Buah buni, bulat telur terbalik memanjang, merah oranye.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji), berasal dari buah yang matang fisiologis.
  • Perkecambahan biasa terjadi selama 6-13 minggu.

Kandungan Bahan Kimia

Alkaloida (arekolin, arekolidin, arekain, guvasin, isoguvasin), tanin, senyawa fenolik, asam galat, lignin.

Khasiat

Mengatasi masalah nafsu makan, haid dengan darah berlebihan, mimisan, panu, kudis, obat sembelit dan sakit perut pada balita, edema, obat patah tulang, cacingan, sakit pinggang (salah urat), menguatkan gigi.

Simplisia

  • Siapkan biji pinang yang tua kemudian cuci sampai bersih.
  • Iris-iris dan keringkan selama beberapa hari.
  • Setelah kering, kemas irisan biji kering dalam wadah yang tertutup dan kedap udara.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Ramuan Tradisional

1. Cacingan

  • Siapkan 30 g buah pinang muda, 5 g temulawak dan 5 g kunyit.
  • Rebus semua bahan dengan 400 ml air sampai mendidih dengan api kecil hingga air berkurang, saring.
  • Minum sekaligus saat hangat sebelum sarapan pagi.

2. Sembelit dan sakit perut balita

  • Siapkan 8 g (10 biji) pinang muda, 1 butir kuning telur ayam kampung, 3 lembar daun jarak.
  • Haluskan pinang muda, campur dengan kuning telur. Paremkan ke perut anak, tutup daun jarak dan ikat dengan gurita sebelum tidur malam. Lakukan rutin 3 malam.

Sumber Referensi

  1. Manfaat Buah Pinang, 20-01-2015, https://www.infoagribisnis.com/2015/01/manfaat-buah-pinang/. 20-11-2020.