Sedap Malam

Agave amica  (Medik.) Thiede & Govaerts

Asparagaceae

Lokasi di taman kami

Utama

Sinonim

Crinum angustifolium Houtt.

Agave polianthes Thiede & Eggli

Agave tuberosa (L.) Thiede & Eggli

Habitus

Herba. Herba tahunan, tinggi mencapai 1,2 m. 

Bagian Yang Digunakan

  • Daun
  • Bunga
  • Umbi

Syarat Tumbuh

  • Matahari Penuh

Habitat

  • Daratan

Penyebaran Tanaman

Sedap malam berasal dari Meksiko. Menyebar luas ke Indonesia sejak masuknya bangsa Eropa dan China. Umumnya ditanam sebagai tanaman hias dan bunga potong karena bunganya yang indah dan memiliki aroma yang khas terutama pada malam hari. Tanaman ini juga memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Selain itu, bunganya dapat dikonsumsi sebagai campuran atau pelengkap masakan.

Nama Lokal

Sedep malem, Sundal malem (Melayu, Jawa, Sunda), Rasamalang (Makasar), dan Rasamaleng (Bugis). 

Agroekologi

Sedap malam tumbuh pada wilayah dengan ketinggian 700-1.500 m dpl, namun tumbuh optimal pada ketinggian 100-900 m dpl. Menyukai kondisi lingkungan terbuka dengan kelembapan udara 75-90%, suhu harian antara 16-27 °C, curah hujan 1.900-2.500 mm/th. Cocok ditanam pada jenis tanah andosol, tekstur liat hingga lempung berpasir, pH 5-5,7.

Morfologi

  • Akar serabut.
  • Batang terdiri dari batang utama dan batang semu (umbi). Batang utama putih-hijau muda, ditumbuhi serabut halus.
  • Daun pipih memanjang, berwarna hijau mengkilap. Terdapat bintik-bintik kemerahan pada pangkalnya.
  • Bunga majemuk, 5-12 kuntum bunga muncul pada tangkai bunga. Berwarna putih sedikit kemerahan pada ujungnya, mekar di malam hari, beraroma wangi yang tahan lama.

Budidaya

  • Perbanyakan secara vegetatif (umbi bunga).
  • Umbi diambil dari tanaman produksi yang telah berumur lebih dari 2,5 tahun. Sebaiknya umbi disimpan dahulu selama 1-2 bulan sebelum tanam (mempercepat keluar tunas).

Kandungan Bahan Kimia

Sapogenin, flavonoid, geraniol, nerol, farnesol, eugenol, spirostanol, furostanol glycoside (steroid), methyl benzoate, 1,8-cineole.

Khasiat

Obat bisul (furunculus), bengkak (edema), katarak, influenza, susah tidur (insomnia), menurunkan panas (antipiretik), mengobati rematik, radang tenggorokan, memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba. 

Simplisia

Belum tersedia

 

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Ramuan Tradisional

1. Reumatik disertai gangguan jantung

  • Cuci bersih 10 bunga sedap malam kering dan 10-15 g jamur kuping hitam.
  • Rendam bunga sedap malam hingga lembut dan kukus hingga matang. Masukkan semua bahan kedalam blender dan tambahkan 1 gelas air. Haluskan dan tuang ke gelas saji.
  • Minum beserta ampasnya, 1 kali sehari

2. Katarak

  • Ambil 50 kuntum bunga sedap malam.
  • Rebuslah bunga-bunga tersebut dengan takaran air 1.500 ml sampai mendidih.Tunggulah sampai dingin.
  • Setelah dingin baru kemudian gunakanuntuk mencuci mata. 

Sumber Referensi

  1. Ghosh PK, Bhattacharjee P, Das S. 2014. Antimicrobial activity of supercritical carbon dioxide extracts of tuberose (Polianthes tuberosa linn.) flowers against common pathogens. IJPSR 5(4): 1279-1289.
  2. Jin JM, Zhang YJ, Yang CR. 2004. Pirostanol and Furostanol Glycosides from the Fresh Tubers of Polianthes tuberosa. J. Nat. Prod. 67(1): 5-9.
  3. Maiti S, Moon UR, Bera P, Samanta T, Mitra A. 2014. The in vitro antioxidant capacities of Polianthes tuberosa L. flower extracts. Acta Physiol Plant 36: 2597–2605.