Socfindo Conservation

Kumis Kucing

Orthosiphon aristatus (Blume) Miq.

Lamiaceae

Lokasi di kebun kami

Kumis Kucing 1Kumis Kucing 2Kumis Kucing 3

Ringkasan

Salah satu tanaman obat asli Indonesia, tersebar di China, Asia Tenggara dan Australia. Tanaman ini telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional, terutama di Asia Tenggara, Belanda, Australia dan Perancis. Selain itu, kumis kucing juga sering ditanam sebagai tanaman hias.

Nama Lokal

Remujung (Jawa), Se-salaseyan, Songkot koceng (Madura).

Agroekologi

Tumbuh baik pada wilayah dengan ketinggian sampai dengan 1.200 m dpl, curah hujan hingga 3.000 mm/th. Menyukai jenis tanah Andosol dan Latosol dengan kandungan bahan organik hingga 5%, dan tanpa naungan.

Morfologi

  • Batang bersegi empat agak beralur.
  • Daun berbentuk bundar telur lonjong, lanset bergerigi, urat daun sepanjang pinggir berbulu tipis atau gundul.
  • Bunga tumpul, bundar, mahkota berwarna ungu pucat atau putih, bagian atas ditutupi bulu pendek yang berwarna ungu, benang sari lebih panjang dari tabung bunga dan melebihi bibir bunga atas.
  • Buah geluk berwarna coklat gelap, panjang 1,75–2 mm.

Budidaya

  • Perbanyakan secara vegetatif (stek batang/cabang).
  • Stek dapat langsung ditanam di kebun produksi atau ditanam dulu di persemaian.
  • Jarak tanam 10 x 10 cm di lahan persemaian dan 40 x 40 cm di lahan produksi.

Kandungan Kimia

Methylpariochromene, acetovanillochromene, arthocromene A, orthosiphol A, orthosiphol B, orthosiphonone A, orthosiphonone B, sinensetin, saponin, orthosiphonin.

Khasiat

Antihipertensi, antihiperglikemik, antioksidan dan hepatoprotektif (pelindung hati), antiobesitas, antiinflamasi, sitotoksik (penghambat pertumbuhan sel), peluruh urin, pelindung sel syaraf dan rematik.

Simplisia

  • Pisahkan daun kumis kucing dari batangnya. Cuci dengan air sampai bersih kemudian tiriskan.
  • Angin-anginkan di tempat teduh selama 3-5 hari atau dengan oven bersuhu 40°C hingga kadar air 10%.
  • Kemas simplisia dalam wadah yang bersih dan kedap udara.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Kumis Kucing part 1
Kumis Kucing part 2
Kumis Kucing part 3

Ramuan Tradisional

Melancarkan air seni

1. Melancarkan air seni

  • Rebus 25 g daun kumis kucing dengan 2 gelas air hingga mendidih dan air tersisa separuhnya, bagi 2 bagian.
  • Minum 2 kali sehari, pada pagi dan sore hari.