Cerita

Dari Socfindo Conservation Untuk Masyarakat

Sebagai bagian dari program Socfindo (CSR), Yayasan Konservasi Socfindo menyelenggarakan serangkaian proyek yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan. Beberapa proyek yang dilaksanakan dalam program CSR Socfindo adalah seminar dan pelatihan pembuatan cuka buah dan eco-enzyme untuk masyarakat desa dan paramedis puskesmas sekitar Kecamatan Dolok Masihul dan Kabupaten Tapanuli Selatan, bekerjasama dengan Relawan Eco Enzyme Indonesia (REEI) dan Yayasan Budaya Hijau Indonesia.

 

 

Dua produk dibahas selama lokakarya: cuka buah dan eco-enzym. Cuka buah adalah jenis cuka yang dibuat dengan memfermentasi jus buah. Ini kaya akan vitamin C, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah penuaan sel, dan menghilangkan kelelahan. Cuka buah juga merupakan sumber magnesium yang baik, yang merupakan bagian penting dari sistem sinyal tubuh anda.

Di sisi lain, eco-enzym adalah cairan serbaguna yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik. Beberapa fungsi dari produk ini antara lain cairan pel, pembersih dapur, pembersih buah dan sayur, pengusir serangga dan pupuk tanaman.

 

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Konservasi Socfindo Ibu Luluk Williams, Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia Bpk Bathara Yusuf, Ketua Relawan Eco Enzyme Indonesia Bpk Ramot Lumban Tobing beserta tim. Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat, Danramil dan Paramedis di Puskesmas Kecamatan Dolok Masihul.

 

 

General Manager PT. Socfindo Bapak H. Andi Suwignyo menjelaskan bahwa Socfindo Conservation, melalui proyek-proyek praktisnya, sedang berupaya membantu masyarakat sekitar dalam memperbaiki kondisi mereka, sambil tetap pulih dari krisis keuangan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.