Cerita

Koleksi Jamur di Taman Socfindo Conservation

Jika seseorang mengunjungi Socfindo Conservation, ada sebuah rumah kecil yang unik yang menarik perhatian: rumah itu adalah fasilitas produksi jamur tempat kami menyimpan koleksi jamur dan yang kami beri nama “Rumah Jamur”. Koleksi kami meliputi beberapa jenis jamur yang biasa dibudidayakan baik untuk konsumsi maupun pengobatan seperti Jamur Tiram Kuning (Pleurotus citrinopileatus), Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus), Jamur Tiram Coklat (Pleurotus cystidiosus), Jamur Tiram Pink (Pleurotus flabellatus), Jamur Kuping Hitam (Auricularia polytricha) dan Jamur Ling Zhi (Ganoderma lucidum).

Biasanya orang mengkonsumsi jamur karena rasanya yang enak. Untuk beberapa vegetarian yang sudah konsisten tidak mengkonsumsi daging, jamur dapat dibuat sebagai pengganti daging karena teksturnya yang mirip dengan daging. Namun, manfaat jamur bagi kesehatan masih belum diketahui oleh sebagian besar masyarakat umum. Jamur kaya akan antioksidan yang dapat memperlambat penuaan dini. Antioksidan bekerja dengan melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker dan penyakit jantung. Selain itu, antioksidan juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Jamur Ling Zhi biasanya diekstraksi menjadi bubuk untuk diambil sebagai pengobatan terhadap kanker.

Rumah Jamur kami di Socfindo Conservation adalah tempat dimana masyarakat sekitar kami dapat belajar tentang jamur, tidak hanya tentang manfaat kesehatan tetapi juga cara membudidayakannya. Jamur memiliki nilai ekonomi dan dengan membutuhkan sedikit investasi awal, dapat berubah menjadi peluang bisnis potensial yang menarik. Socfindo Conservation telah bekerjasama dengan UKM setempat yaitu Rumah Ladang Jamur untuk uji coba pengembangan berbagai jenis budidaya jamur baik untuk konsumsi maupun pengobatan.