Socfindo Conservation

Sirih Urat Putih

Piper sylvaticum Roxb.

Piperaceae

Lokasi di kebun kami

Sirih Urat Putih 1Sirih Urat Putih 2Sirih Urat Putih 3

Ringkasan

Piper sylvaticum merupakan tanaman merambat dari keluarga Piperaceae yang tersebar luas di daerah tropis dan negara subtropis China Selatan, India, Bangladesh, dan Myanmar. Kini banyak dibudidayakan secara komersial di seluruh daerah tropis. Keunikan bentuk dan corak daunnya, menjadikan spesies ini seringkali dibudidayakan sebagai tanaman hias. Piper sylvaticum dikenal memiliki banyak khasiat obat dan secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli daerah tropis dan negara-negara subtropis seperti Bangladesh, India, dan China untuk meredakan flu biasa atau penyakit kronis lainnya. Spesies ini juga merupakan tanaman obat yang penting dalam Sistem Pengobatan Tradisional India, di mana bagian akar spesies ini banyak digunakan sebagai penangkal racun ular yang efektif. Berdasarkan hasil beberapa penelitian, diketahui bahwa Piper sylvaticum memiliki beragam aktivitas farmakologis, salah satunya yaitu sebagai antioksidan. Selain sebagai tanaman hias dan tanaman obat, di anak Benua India, daun Piper sylvaticum juga dapat digunakan sebagai sayuran.

Nama Lokal

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Agroekologi

Piper sylvaticum biasanya dapat ditemukan di area teduh di dasar hutan. Species ini juga menyukai area yang basah dan lembap, berdrainase baik, subur, kaya akan bahan organik, dan dalam naungan parsial atau teduh. Suhu mininumnya berada dalam batas -5 °C.

Morfologi

  • Akar tunggang.
  • Batang berwarna hijau, berbuku atau beruas-ruas, terdapat akar udara di setiap ruasnya.
  • Daun unifoliate, bertangkai pendek, tersusun berseling (alternate), berwarna dasar hijau serta terdapat tambahan corak perak di bagian yang tidak terkena tulang daun, dan berbentuk hati, berurat 5 di dasarnya. Area di sepanjang urat daun berwarna hijau tua.
  • Bunga berwarna putih hingga kuning-kehijauan. Perbungaan tersusun dalam kelompok pada struktur 'spike', terdapat antara 50-150 bunga individu pada setiap 'spike', perbungaan berseberangan dengan daun. Perbungaan jantan ramping, tegak, tumbuh sekitar 5-8 cm, benang sari berjumlah 4, filamen pendek, kepala sari reniform, bersel 2. Bunga betina berbentuk silinder panjangnya sekitar 1,5-2,5 cm, bertangkai pendek, ovarium superior dan bulat, bersel 1, bakal biji 1, tangkai putik (style) pendek.
  • Buah kecil, berbentuk bulat drupes.
  • Biji bulat, berjumlah 1 dalam setiap buah.

Budidaya

  • Perbanyakan dilakukan secara generatif (biji) maupun vegetatif (stek batang).
  • Stek batang dilakukan dengan memotong batang tanaman dengan satu atau dua daun di bagian batang lalu letakkan pada media tanam. Media tanam harus terus dijaga kelembapannya dan diletakkan di tempat redup hingga muncul akar (kurang lebih tiga minggu).

Kandungan Kimia

Alkaloid, flavonoid, tanin, fenol, saponin, piperin, piperlonguminine, sylvamide, sylvatesmin, sylvatine, sylvone, asam piperat, sesamin, β-sitosterol, N-isobutyldeca-trans-2-trans-4-dienamide, lignans (cubebin dan seasmin), sylvatin- 4’-7- dimethoxy-, pipataline.

Khasiat

Meredakan flu biasa, asma, pilek, batuk kronis, ambeien, nyeri rematik, sakit kepala, luka, bronkitis, tuberkulosis, gangguan pencernaan, dispepsia, penyakit limpa dan liver, ginjal kronis, luka di paru-paru, penangkal racun ular, hepatomegali (pembesaran ukuran organ hati yang melebihi ukuran normalnya), pleenomegaly, pencahar. Bersifat karminatif (pencegah pembentukan gas di saluran pencernaan atau perut kembung), diuretik (peluruh air seni). Memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antidiare, antinosiseptif, antiiflamasi, antibakteri, antelmintik, hepatoprotektif, antikanker, dan analgesik.

Simplisia

Belum didokumentasikan.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Sirih Urat Putih part 1
Sirih Urat Putih part 2
Sirih Urat Putih part 3
Sirih Urat Putih part 4

Ramuan Tradisional

1. Flu

1. 1. Flu

  • Ambil daun segar sirih urat putih secukupnya cuci hingga bersih.
  • Rebus hingga mendidih.
  • Biarkan hangat/dingin.
  • Saring lalu minum untuk meredakan flu.

Sumber Referensi

  1. The Plant List. 2013. Piper sylvaticum Roxb. http://www.theplantlist.org/tpl1.1/record/tro-25004426. 6-1-2022.
  2. Flora Fauna Web. 2019. Piper sylvaticum Roxb. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/5/2/5226. 6-1-2022.
  3. Adnan et al. 2020. Comparative Study of Piper sylvaticum Roxb. Leaves and Stems for Anxiolytic and Antioxidant Properties Through In Vivo, In Vitro, and In Silico Approaches. Biomedicines, 8(68). doi:10.3390/biomedicines8040068.
  4. Ved A.,Rawat A. K. S., Gupta A. 2016. Antioxidant and Hepstoprotective Potential of Phenol-Rich Fraction From Piper Sylvaticum Roxb.Roots. Current Topics in Nutraceutical Reseach, 14(13): 207-214.
  5. M. N. U. Chy et al. 2019. Evaluation of anti-nociceptive and anti-inlammatory activities of Piper sylvaticum (Roxb.) stem by experimental and computational approaches. Oriental Pharmacy and Experimental Medicine. https://doi.org/10.1007/s13596-019-00395-9.
  6. Paul et al. 2018. Anthelmintic activity of Piper sylvaticum Roxb. (family: Piperaceae): In vitro and in silico studies. Clinical Phytoscience, 4:17. https://doi.org/10.1186/s40816-018-0077-8.
  7. Candide. Piper sylvaticum. https://candide.com/GB/plants/c5194229-3f57-4422-a88c-46916dc1650a. 6-1-2022.
  8. Shethi et al. 2019. Morphoanatomical Profile of Five Species of Piper L. From Bangladesh and Its Taxonomic Significance. Bangladesh J. Plant Taxon. 26(1): 57–68.
  9. PlantStory. 2022. Piper sylvaticum. https://plantstory.com/glossary/piper-sylvaticum. 6-1-2022.