Pakis Udang
Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd.
Aspleniaceae
Lokasi di kebun kami



Ringkasan
Stenochlaena palustris tersebar dari India, seluruh Asia Tenggara hingga Australia dan Polinesia. Tanaman ini tidak dibudidayakan secara komersial, tetapi hanya ditanam secara lokal dalam skala kecil, biasanya di pagar tanaman. Di Asia Tenggara, daunnya yang berwarna merah muda dan renyah dinikmati sebagai sayuran, dan dimasak setelah layu. Rasanya mirip dengan bayam. Di Jawa, Indonesia daunnya sangat dihargai sebagai lalab (salad sayuran) yang disajikan dengan sambal dan nasi. S. palustris juga seringkali ditanam sebagai tanaman hias dan rimpangnya yang berwarna hitam terkadang digunakan sebagai wig untuk menambah rambut tipis. Secara umum rimpang digunakan sebagai sumber serat, pengganti rotan untuk mengikat perangkap ikan, membuat keranjang, tali dan ikat pinggang. Selain itu, S. palustris diyakini masyarakat memiliki berbagai kegunaan sebagai tanaman obat. Di Sumatera, sayuran ini dimakan sebagai obat pencahar.
Nama Lokal
Pakis bang (Jawa), Paku hurang (Sunda), Paku merah (Kalimantan, Maluku), Kelakai.
Agroekologi
Stenochlaena palustris biasa ditemukan di tanah yang agak basah di hutan rawa air tawar, di belakang hutan bakau, di sepanjang sungai, rawa-rawa, pada vegetasi terapung, hutan hujan dataran rendah, juga ditemukan di tempat yang lebih kering dan bebas dari banjir dari permukaan laut hingga ketinggian 300 m dpl, serta 900 m dpl di Jawa. Di Thailand dan Papua Nugini, tanaman ini ditemukan di dataran rendah dan perbukitan rendah hingga ketinggian 300-400 m dpl. Umumnya tumbuhan ini merupakan tumbuhan epifit yang merambat dan memanjat tinggi di daerah yang tergenang air secara berkala, di mana bagian bawah rimpang sering terendam. Tahan terhadap sinar matahari penuh, namun lebih menyukai kondisi teduh parsial. Di daerah beriklim hangat, tanaman ini akan tumbuh dengan mudah, asalkan ada cukup cahaya dan kelembapan.
Morfologi
- Rimpang berwarna hijau, menjalar panjang, gelap. Memiliki sisik berwarna cokelat tua sampai hitam, melingkar berbentuk bulat telur-lanset, kecil, paling menonjol tumbuh di ujung, menutupi ujungnya sepenuhnya. Dapat menempel pada batang pohon dengan menggunakan akar perekat.
- Batang berwarna cokelat, halus, berdiameter kurang dari 1 cm dan bercabang sedikit.
- Daun (pelepah) menyirip majemuk, berwarna merah pada daun muda, sedangkan daun dewasa berwarna hijau cerah hingga hijau tua, berkilau, gundul meskipun tanaman muda mungkin memiliki beberapa sisik dan bulu-bulu pendek berwarna pucat di sekujur tubuhnya. Terdapat dua jenis pelepah, pelepah steril dan pelepah subur. Pelepah steril memiliki pelepah yang lebih lebar, berbentuk tombak hingga tombak lebar dengan pinggiran bergigi, sedangkan pelepah subur sangat sempit, cenderung terkulai, berukuran panjang sekitar 20 cm, lebar 0,3 cm dengan pinggiran yang halus. Kedua jenis ini dapat tumbuh hingga 80 cm, memiliki 8-15 pasang anak daun dan 1 anak daun terminal.
- Sori berbentuk panjang dan linier, terdapat di setiap sisi pelepah hampir menutupi seluruh lebar anak daun. Cenderung hanya diproduksi di bagian atas tanaman dari pelepah yang subur. Spora bilateral, tidak berwarna, tembus cahaya, papilose-verrucose.
Budidaya
Perbanyakan tanaman dengan spora tetapi lebih mudah dengan stek rimpang.
Kandungan Kimia
Lima glikosida flavonol (stenopalustrosida A-E), kaempferol 3-O-(3‘ ‘-O-E-p-coumaroyl)−(6‘ ‘-O-E-feruloyl)-β-d-glucopyranoside (6), kaempferol 3-O-(3‘,6‘ ‘-di-O-E-p-coumaroyl)-β-d-glucopyranoside, kaempferol 3-O-(3‘ ‘-O-E-p-coumaroyl)-β-d-glucopyranoside, kaempferol 3-O-(6‘ ‘-O-E-p-coumaroyl)-β-d-glucopyranoside, kaempferol 3-O-β-d-glucopyranoside, alkaloid, flavonoid, glikosilglukosa, turunan lipid, saponin, steroid, dan terpenoid.
Khasiat
Menurunkan demam, mengobati penyakit kulit, jerawat, bisul, sakit perut, trofi testis, menyembuhkan luka, infeksi dan diabetes, obat pencahar dan kontrasepsi.
Simplisia
Belum didokumentasikan.
Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Ramuan Tradisional

1. 1. Menyembuhkan luka
- Ambil daun segar tanaman pakis udang secukupnya cuci hingga bersih.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Tapal pada daerah yang luka.

2. 2. Mengobati jerawat
- Siapkan daun dan batang segar tanaman pakis udang secukupnya cuci hingga bersih.
- Tumbuk halus hingga menjadi pasta.
- Oles pada kulit yang berjerawat.
Sumber Referensi
- Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd. | Plants of the World Online | Kew Science
- Stenochlaena palustris - Useful Tropical Plants (theferns.info)
- PROSEA - Plant Resources of South East Asia (prota4u.org)
- Diliman, Stenochlaena palustris, CLIMBING swamp FERN/ Alternative Medicine (stuartxchange.com)
- NParks | Stenochlaena palustris