Taratulit
Huperzia squarrosa (G.Forst.) Trevis.
Lycopodiaceae
Lokasi di kebun kami



Ringkasan
Taratulit atau Huperzia squarrosa berasal dari Samudra Hindia Barat (Madagaskar; Mauritius, Seychelles), China Selatan (Yunan), Taiwan, Indochina, Malaysia, Singapura, Indonesia, Australia (Queensland), Pasifik (Mikronesia, Polinesia Prancis, Fiji). Huperzia squarrosa merupakan jenis yang paling cantik diantara jenis-jenis Huperzia yang dibudidayakan sebagai tanaman hias yang tergantung di halaman rumput, taman, arboreta, koridor, beranda, rumah kaca, dll. Masyarakat di Sumatra Utara sering mengambil tanaman ini dari hutan untuk keperluan adat sedangkan masyarakat Karo memanfaatkannya untuk angin-angin (mengusir setan atau membebaskan diri dari pengaruh santet). Tanaman ini juga berpotensi sebagai bahan ramuan obat yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa gangguan fungsi otak.
Nama Lokal
Ikur-ikur biang (Sumatra Utara).
Agroekologi
Lebih suka naungan cerah untuk pertumbuhan yang baik, hindari paparan sinar matahari penuh, yang dapat menyebabkan dedaunan memutih. Tidak mentolerir tanah biasa, gunakan media tanpa tanah yang dikeringkan dengan baik, diangin-anginkan dengan baik tetapi tetap lembap seperti anggrek atau kulit pohon pinus, atau campuran sphagnum moss-kompos. Menyukai kelembapan tinggi, tahan terhadap sejumlah kekeringan, tetapi dapat mengalami kekeringan yang berkepanjangan.
Morfologi
- Akar memiliki rimpang.
- Batang tipis (lebar 4 mm), hijau, kecokelatan saat tua, percabangan khas yaitu membentuk percabangan menggarpu.
- Daun pucat sampai hijau kekuningan, linier sempit dan seperti bulu, melingkar pada 60-90 ° sepanjang sumbu batang.
- Bulblets (gemmae) terbentuk di dasar daun atas selama akhir setiap siklus pertumbuhan tahunan.
Budidaya
- Perbanyakan dengan modifikasi bentuk stek batang, umbi (yang jatuh ke tanah ketika dewasa, dan bertunas untuk membentuk tanaman baru), dan spora.
- Untuk stek batang, singkirkan bagian apikal (5-15 cm) dari tanaman stok, letakkan secara horizontal di atas media tanpa tanah yang didrainase dengan baik, dan tutupi ujung potongan dengan media lembap. Pembibitan ini dapat dilakukan di dalam terarium untuk menjaga kelembapan. Ujung pucuk yang mengarah ke atas adalah bahan yang ideal untuk stek batang.
Kandungan Kimia
Alkaloid seperti huperzine A (Hup A), huperzine B (B), nmethyl-huperzine B, huperzinine, lycoporine A, dan carina-tumine A.
Khasiat
Digunakan untuk mengobati beberapa gangguan fungsi otak, termasuk penyakit Alzheimer, parkinson, memar, ketegangan, pembengkakan, skizofrenia, myasthenia gravis, bersifat afrodisiak bagi laki-laki dan perempuan, mengobati luka, masalah kulit, nyeri punggung.
Simplisia
Belum didokumentasikan.
Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Ramuan Tradisional

1. 1. Mengobati sakit punggung
- Siapkan tanaman taratulit secukupnya, cuci hingga bersih.
- Haluskan hingga menjadi pasta.
- Oleskan pasta daun pada punggung.
Sumber Referensi
- Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online: Huperzia squarrosa (G.Forst.) Trevis. hhttps://powo-science-kew-org.translate.goog/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:1136473-2?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sc. 8-07-2022.
- Flora Fauna Web. 2022. Phlegmariurus squarrosus. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/3/7/3745. 8-07-2022.
- S. D. Yumkham dan P. K. Singh 2010. Huperzia squarrosa (G. Forst.) Trev. (Lycopodiaceae) in Manipur: Taxonomy and Biological Aspects. Taiwania, 56(2): 157-164, 2011.
- Sri Hartini. 2008. Pusat Konservasi Tumbuhan-Kebun Raya Bogor LIPI: Huperzia spp. di Kebun Raya Bogor. Warta Kebun Raya 8(1), Mei 2008. 8-07-2022.